UCAPAN TERIMA KASIH

Standar

dahulu ada dua orang sahabat

yang satu adalah seorang pemain harpa

satunya lagi seorang penyair

setiap hari mereka bertemu di rumah si pemusik disebuah ketinggian bukit

si pemusik memetik harpanya dan dari ketinggian bukit itu mengalun merdu suara harpa hingga terdengar di seluruh penjuru desa

sang penyair duduk dihadapannya menikmati dengan seluruh perasaan

diliputi oleh keindahan dan perasaan yang membuncah sang penyairpun mendaraskan syair-syair indahnya

Begitulah yang mereka lakukan setiap hari

hingga suatu saat sang penyair tidak datang

si pemusik heran dimanakah sahabatnya berada

tanpa sahabatnya tiada lagi keinginannya untuk memetik harpa

hari itu dentingan harpa tidak terdengar di desa

esok harinya si pemusik menemukan kembali dirinya hanya sendiri tanpa sahabatnya

ia turun kedesa bertanya kepada orang-orang dimanakah gerangan sahabatnya

lalu diketahui oleh bahwa sang penyair sahabatnya telah meninggal karena sakit

dengan hati hancur ia kembali kerumahnya di ketinggian bukit

tiada lagi kini keinginannya untuk memetik harpa

segala kemampuannya seakan sirna bersama perginya sang sahabat

dan sejak saat itu tak pernah ada lagi suara indah dentingan harpa di seluruh penjuru desa

para penduduk desa kehilangan musik yang dulu pernah membuat indah hidup mereka

*********************

Terimakasih teman-temanku untuk mengenalmu. Semoga didesaku suara harpa yang indah itu suatu saat akan kembali terdengar.

14 responses »

  1. yahh itu yang namanya soulmate kali pak hehe. btw, … gw percaya suatu saat kita tetep akan dipertemukan kembali dengan seseorang di masa lampau. halah. pokoknya gw percaya, so gag perlu sedih dengan perpisahan, coz sifatnya sementara. ya nggak pak tomi. heheh😀

  2. ada pesan moral yang kuat di balik perpisahan antara sang penyair dan sang pemusik, bahwa kehilangan sahabat sekati ternyata bisa membawa dampak terhadap orientasi hidup dan kehidupan, semoga kita tidak lagi kehilangan sahabat2 sejati, pak tomy.

  3. masih bingung.. mo liat ke dalem ato keluar..
    yang pasti indah bukan hanya diliat dari satu sisi.
    *terlalu banyak kenapa dikepala, jadi gak bisa konsen*

  4. Ada yang bilang hidup adalah resiko. Memilih bertemu berarti mengambil resiko berpisah. Memilih bahagia berarti mengambil resiko kecewa. So, terima semua dengan lapang dada.

  5. Kasih sayang itu mengalir tanpa henti, sayang beribu sayang kalau banyak dari kita sering mengabaikannya dan tak mampu memaknaninya.. begitu ia pergi, baru terasa kalau sungguh kasih sayang itu begitu dalam pengaruhnya dalam hidup kita…

  6. Ada memang sahabat yang benar-benar sehidup semati bahkan kalau kita sedihpun dia sudah merasakan. Betapa indahnya kalau punya sahabat seperti ini, tapi dunia terasa tenggelam jika ditinggalkan.

    Saya memilih punya beberapa sahabat dengan berbagai karakter, sesuai sifat saya yang menyukai segala macam hal…sehingga selalu ada teman untuk diajak berbincang, menikmati keindahan atau sekedar duduk-duduk melihat lalu lalang orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s