AKU ADA KARENA ENGKAU

Standar

AKU dikukuhkan dalam relasi

Yang teruntai cinta sebagai tanggungjawab dimana AKU mengalami ENGKAU

Relasi yang mendahului pengetahuan tentang diri sebagai pribadi

Melalui ENGKAU manusia menjadi AKU

ENGKAU-lah yang membentuk AKU

Pemuda yang tercekat oleh keindahan sang kekasih

Limpahan hidup yang terberi terujar kata

Allah berkenan melawat daku dengan perantaraanmu

Bukan penolakan atasmu namun lewat penerimaan terhadapmu

Allah,

Sang Hidup,

Wajah Abadi yang tersembunyi dibalik setiap wajah manusia

Dalam pertemuan denganNya

Dalam relasi dengan setiap wajah yang datang dan pergi

Manusia sanggup mengakui bahwa dunia memiliki arti

Ini bukan sekedar bukti, namun uraian dari kenyataan yang kita hayati

Lewat relasi Hidup menyatakan diri

Dalam seru Tukang Kayu dari Nazareth

Dalam sujud takzim Sang Nabi

Aku ada didalam Bapa dan Bapa ada didalam aku

Kemanapun aku berpaling, disitulah wajah Allah

13 responses »

  1. pemahaman dan pengalaman religius akan sangat menentukan *halah sok tahu nih* tahap demi tahap kehidupannya. hanya orang2 yang memiliki tradisi keagamaan yang kuat yang mampu membangun relasi dengan Tuhannya.

    **********
    tidak sekedar memiliki tradisi Pak, namun juga yang terbangun dari mimpi *halah*

  2. […]ke manapun aku berpaling di situlah wajah allah[…]
    sungguh dzikir yang tiada lelah…
    pernyataan cinta yang teramat dalam
    salam

    **********
    salam sejahtera Paman😀

  3. pernyataan cinta yang tiada habisnya.. pernyataan menerima selain-Nya sebagai bentuk pengakuan terhadap-Nya..

    **********
    kabeh kang kumetip ing alam donya kesamadan dening Dzating URIP😀

  4. ….lalu aku ada untuk apa?

    *pertanyaan filosofis yang lain hehehehe

    **********
    kau ada untukku
    demikian juga aku ada untukmu😀

  5. wadah….. saya ndak tau soal berpuisi ato apalah namanya….. yang saya tau hanya Allah melindungi setiap makhluknya….

    salam kenal mas…..

    ***********
    salam kenal juga Bang Aziz

  6. Kayaknya saya nggak bakat untuk membaca puisi deh…tapi intinya bahwa kita harus selalu mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Nya, dan kita diberi kehidupan untuk menyembah Nya dan berbuat baik kepada sesama.

    (Benar nggak sih maksudnya???)

    **********
    betul Bu kesaksian yang nyata dari mencintai sang penciptanya adalah mencintai, peduli, kesetiakawanan sosial atau apalah namanya dengan semua ciptaan

  7. Heebat bener mas puisi mu, membuatku semakin takjub akan….. Mas buat puisi lagi sing jero maknane! Aku arep selalu setia membaca tulisanmu.

  8. hehehe….. siapa sih yang bisa bertemu dengan GUSTI ALLAH tanpa melalui AKU…. yayaya AKU… siapakah AKU yang harus kita cari dan temukan dalam perjalanan disini…. yayaya dia ada didalam diri kita masing masing…
    Salam Sayang Mas Tommy yang baik

    **********
    salam chayank juga Kang Boed:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s