MENGHARGAI KEHIDUPAN

Standar

”urip iku satuhu,

nggawa reng-renganing Hyang Widhi,

kodrat datan anyidra,

marang Kersa Agung,

lamun wus tumekeng mangsa,

geguritaning Gesang mbabar dumadi,

laksita madyapada”

Ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa kita kendalikan seturut kehendak kita, seperti kelahiran & kematian.

Takdir telah ditentukan atas hidup kita, namun tetap tersedia banyak pilihan untuk kita menjalaninya.

Apa yang terbuka bagi nasib ialah apa yang kita pilih untuk kita lakukan sepanjang perjalanan itu.

Memang kita tak dapat mencederai keabadian,

Namun kita dapat melawan nasib.

Takdir tidak untuk diratapi tetapi perjalanan hidup harus tetap & akan selalu dihargai.

Menghargai kehidupan……….

Sesuatu yang ingin kumintakan pendapat dari Anda sekalian.

Anda punya waktu tidak terbatas untuk membagikannya

7 responses »

  1. Menghargai kehidupan selalu menuntut pengorbanan ontologis kita, karena mustahil untuk menghargai kehidupan di bawah kondisi-kondisi yang tidak memberikan hasil bagi semua, yang tidak memungkinkan bagi semua orang untuk menikmati buah dari perjuangan dan kerja mereka
    Selama orang lain menderita, perayaan terasa hampa
    Tapi ketika perjuangan kolektif menang, ini akan menjadi sebab lahirnya kegembiraan

  2. Ah, memang takdir tak bisa dilawan, karena ia hadir setelah kejadian berlalu.

    Yang perlu kita ubah adalah nasib, dan Tuhan memberi keleluasaan dalam do’a dan keyakinan..

    Dalam do’a kita lakukan tawar menawar dengan Tuhan untuk apa yang belum terjadi pada diri kita kemudian..

  3. jadi ingat petuah ki suryo mentaram, urip mono sakcukupe lan sakbutuhe. *lanjutannya ndak ngerti, hehehehehe😆 * barangkali memang perlu diberikan garis pembeda yang tegas antara nasib dan takdir. Bisa jadi nasib manusia bisa diubah sesuai dengan apa yang telah difirmankan Tuhan. Namun, garis takdir, memang hanya Tuhan yang berkuasa atas segalanya. manungsa amung bisa mbudidaya lan ndedonga. *maaf, halah sok tahu nih pak tomy *

  4. Orang2 dg kemampuan hebat kadang meraih sukses cemerlangkarena mereka tidak tahu kapan MENYERAH.
    kebanyakan orang SUKSES karena mereka bertekad untuk sukses

  5. ..kesia-siaan..
    Semua adalah kesia-siaan, seperti usaha menjaring angin kata Pengkotbah di Alkitab😀
    Ya semua adalah sia-sia tatkala hidup kita menjadi ’pemburu’ &’ yang diburu’
    Kita tercerabut dari akar kehidupan kita, tak mengenali lagi siapa diri kita
    Kita hanyalh produk ’manusia unggul’, ’manusia ulung’ yang dibentuk dari cetakan yang presisi ”zero tolerance”
    Yang hanya dilihat sebagai fungsi, sebagai alat, bukan sebagai diri kita.
    Yang tak sesuai dengan cetakan adalah ’barang reject’, terkutuk yang hanya akan berakhir sebagai limbah
    Sungguh hidup yang tak layak dijalani
    Kita adalah manusia MERDEKA
    Roaring like a tiger
    Soaring like an eagle
    Howling like a storm

    Hidup bersifat bisa diselami
    Kita harus punya keyakinan bahwa akan selalu ada penunjuk jalan
    Tiap langkahmu, tiap situasi, mencerminkan batinmu, & karenanya memiliki nilai spiritual
    Yang harus dilakukan adalah berada disana
    Mendengarkan dengan hati
    Menanggapi dengan kebijaksanaan & keahlian😉

    & hidup akan menjadi sebuah proses menulis puisi💡

  6. Halah….halah…Kang Tomy
    sekarang kok jadi penulis FILSAFAT…lah..lah…
    Jangan-jangan Khalil Ghibran MANJING lan MANITIS….
    Hu…huuueeee…kabur…takut di JITHAK…..sambil ngedumel…

    Hoooiiiiihh…Bukankah TAKDIR itu merupakan sebuah rencana-rencana kecil yang sudah tersusun sebelumnya…??? Siapa yg menyusun…??
    Yah…DIRI ku…DIRI mu dan DIRI kita sendiri….!!. Siapa bilang klu JODHOH adalah TAKDIR…?? Bukankah itu sebuah PILIHAN…??.

    Lah…klu NASIB gimana…?? Lah…Nasib lagi njenguk P.Dhe Suharto…ha..ha…mabuuuuuurrr…tinggi tinggi sekali

  7. Menurut saya.Takdir dan nasib itu sama tapi tak serupa.Dan keduanya bisa diubah.Bgaimana caranya.
    1.bersyukur
    2.intropeksi diri stiap saat
    3.percaya kepada hukum sebab akibat
    4.lalu kita jelaskan kepada org lain ttg hukum sebab akibat
    5.mencetak kitab suci
    dan banyak lagi,
    Trim’s semoga semua makhluk berbahagia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s