Surek Burek Barak Sana

Standar

Yaksa nendra samya bangkit budal andadal

ambalabar kanan kering wutahing wlahar

mrih sukerta samya larut murca lan sirna

amijeni wong kang becik lawan kang ala

….

….

Wus angancik arga sad indriya

nandhang duhkita Risang Sungkawa

amulat sakehing punggawa praja dalasan para pandhita

tan bisa bangkit pinilih kinarya tuladha

060805

12 responses »

  1. Senada dengan komentar di atas, mbok ya dikasih terjemahannya! sulit mencernanya… Bahasa di atas mugnkin tidak biasa pada masanya apalagi sekarang, luar biasa, bahkan seperti mantra saat membacanya.. hehehehe, pareng rumiyin..

  2. 💡 terimakasih atas komentarnya
    sebuah puisi lahir dalam meditatif yg terisolir
    kata2 hanya akan mereduksi & merepresi ketakjubannya
    berikut saya tulis terjemahannya secara bebas aja😀 :

    keadaan alam yang tidak bersahabat
    upaya membersihkan kekotoran dunia
    karena begitu sedih😀
    para pemimpin tiada lagi yang bisa dijadikan teladan

  3. bukan hal yang mudah untuk memilih diksi jawa yang begitu kuat mengandung nilai-nilai falsafi hidup. hanya bisa dipahami oleh mereka yang sudah lama suntuk dalam menggeluti sastra jawa. nilai estetikanya kuat, muatan nilainya dalam. tapi saya rasakan ada suasana ngeri di dalamnya, sebuah pertanda kalau peradaban kita saat ini sedang sakit. bencana datang silih berganti bagaikan raksasa yang tengah murka. sementara itu, para pemimpin seolah sibuk dengan kepentingannya sendiri, tak ada yang bisa menjadi patron dan figur teladan bagi bangsa dan rakyatnya.
    maaf kalo keliru pak tomy. saya perlu banyak belajar dari bapak tentang sastra jawa.
    Sampun kepareng pak tomy, matur nuwun sampun dipun aturi pinarak wonten dalam ingkang kathah ngelmu lan seserepan punika.

  4. Punten Mas Tomy, kulo sowan mriki nggih.

    Menawi mboten lepat, meniko sedoyo wau JERJERING kahanan ingkang bakal Tumungkul ing tembe mburi (embuh…kapan saya gak tahu pasti).

    Intinya adalah BUMI NUSWANTORO NAGIH JANJI. menggelontor manusia-manusia KOTOR dari Nuswantoro ini.
    Sudah lama Nuswantoro ini DIKUYO-KUYO oleh para Menungso yang sudah LUPA pada JATI DIRINYA, demi urusan PERUT mereka2 nebang pohon sak kepenak-e udele dhewe. tanpa ditanami kembali.
    Bumi Dieksplorasi tambangnya dengan mesin-mesin boor besar membentuk kubangan lumpur di sana sini.

    Huuueee he..wus TITIMANGSANE…

  5. 😀 gempur – nggih ampun makaten Pak
    😀 Sawali Tuhusetya – terimakasih atas apresiasinya Pak, memang begitu kegelisahan yang saya rasa, coba diungkap dalam coretan kata
    😀 andi bagus – Pak Sawali dah ngasih clue-nya, hehehe salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s