Ketelanjangan yang ditutupi

Standar

Ketika berbicara tentang hidup, kita juga berbicara mengenai tubuh & pengalaman dalam memaknai tubuh.

Saat lahir, tubuh kita dalam keadaan telanjang & pengalaman adalah usaha membajui tubuh telanjang itu.

Tubuh tetap satu, namun pengalaman beraneka ragam.

Untuk mempertahankan kelangsungan hidup, kita memang butuh mengenakan penutup bagi tubuh telanjang kita.

Tidak sekedar pakaian, namun juga bermacam atribut seperti : nama, agama, gelar, status sosial, harta, dsb.

Seringkali karena salah dalam memaknai, hidup kita menjadi tak menentu. Kita menjadi terlalu melekat pada atribut. Bahkan atribut menjadi persyaratan utama dalam memaknai & mencapai kepenuhan hidup kita.

Tubuh adalah anugrah Tuhan. Atribut hanya salah satu sarana manusia mensyukuri anugrah itu.

Kita terlahir telanjang & suatu saat dalam keadaan telanjang kita akan kembali pada Sang Pencipta.

Mari kita maknai tubuh telanjang ini, tanpa kedok & kepura-puraan.

Menerima apa yang dianugrahkan & dipersiapkan Hidup bagi kita.

5 responses »

  1. ketelanjangan, sesuatu yang wajar, alamiah, namun kini menjadi sesuatu yang tertolak, terhina dan tersingkirkan. nyadar nggak c, kalo apapun yang menjadi atribut kita itu nggak menutupi ketelanjangan kita, iu malah semakin (sadar/nggak) membuka ketelanjangan kita. semuanya akan semakin nampak. semua yang ingin ditutupi akan semakin jelas terlihat seperti seorang anak memandang ikan kecil di akuarium. jelas, semua tindakan, kelakuan, watak dan dengan sendirinya semakin nampaklah ketelanjangan kita, yang sebenernya adalah hakikat manusia yang alami dan nggak akan hilang. gitu aja c nurut rei.

  2. dunia adalah sekedar permainan dan senda gurau belaka.. sebelum kita telanjang dikubur dimakan tanah.. mari kita temukan ketelanjangan dalam keMERDEKAAN.. Merdekaaaaaaa..
    Salam Sayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s