BICARA TENTANG BANGSA BICARA TENTANG MANUSIA

Standar

Berbicara tentang revolusi di negeri tercinta ini seperti berbicara tentang menghancurkan gunung batu dengan modal sebuah sekop.

Bangsa ini telah terjajah jiwanya dengan sedemikian parah, jiwa yang tergadaikan demi iming-iming kapling di Surga.

Betapa hebatnya ideologi yang ditanamkan di otak kita yang telah meracuni seluruh keberadaan hidup kita.

Kesadaran adalah remote control yang dikendalikan oleh para pemegang kekuasaan.

Kesadaran bersifat manipulatif.

Ideologi hegemonik, mengutip Karl Marx, adalah kesadaran palsu yang mengacu pada nilai-nilai moral tinggi dengan sekaligus menutup kenyataan bahwa di belakang nilai-nilai luhur itu tersembunyi kepentingan egois kelas yang berkuaasa.

Namun revolusi adalah keniscayaan, yang harus dimulai dari penyadaran dan pemberdayaan.

Perlu dilakukan kerja di bidang ideologi untuk melawan ideologi hegemonik tersebut.

Ideologi harus bersifat dialektis, yang mengakar kuat dalam kultur manusia

Bersifat dialektis berarti sanggup menyesuaikan perkembangan jaman, bebas dari belengggu ideologis yang akan disalahgunakan oleh kekuasaan sebagai dasar legitimasi dari produk-produk kekuasaan.

Mengakar kuat dalam kultur manusia berarti membangkitkan penyadaran sejati akan hakekat manusia.

Bahwa sesungguhnya manusia berasal dari unsur yang sama, berasal dari hidup yang sama. Namun tidak membuatnya terjebak dalam humanisme yang hanya akan mengkerdilkan arti kemanusiaan.

Mengakar kuat juga memiliki arti sebagai roh yang memberi kekuatan dan orientasi pada tiap gerak hidup manusia, roh yang membuat jiwa tidak dimutasi oleh status dan keadaan sosialnya.

Jangan bicara bangsa sebelum mengerti tentang manusia

8 responses »

  1. huwaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh begitu berat beban kami penerus bangsa…
    si perusak perusak nurani bangsa mati sudah meninggalkan sulaman kusut semrawut!!
    lalu tugas kmi kah meluruskan kembali benang itu???
    atw kami mesti membuat sulaman baru???

  2. 😀 Sissi – semangat slalu Dik! Rumah yg bobrok ya harus dibongkar, mari kita bangun bersama rumah masa depan kita
    😀 hardi – seorang ‘yg telah mencapai penerangan sempurna’ tidak menginginkan keindahan hanya untuk dirinya sendiri
    Ia sampaikan keindahan itu untuk dunia meski hanya sebaris puisi

  3. mmm,,, aku mungkin nggak terlalu paham dengan manusia.
    aku nggak suka menyelami jiwa mereka yang keruh.
    otak mereka yang kosong.
    hati yang penuh dengan kemunafikan.
    pikiran yang udah tergantikan dengan setan.
    nafas yang teracuni karbon monoksida.
    mulut yang berbusa, sekeruh sungai2 yang membelah kota kita.
    tapi dengan mata hati yang hampir buta karena luka ini, aku masih bisa memandang, sedikit merasa, dan akhirnya semakin dalam terjatuh kedalam genangan darah yang telah mereka tumpahkan atas nama keadilan. semakin terbenam dalam tumpukan bangkai yang tlah mereka timbun atas nama kesucian. semakin terdesak dengan ribuan manequin2 ‘perempuan’ yang sudah nggak punya hati lagi, atas nama kehidupan. aku mungkin nggak bisa melihat apa apa, tapi aku masih merasa.

  4. Yth. Kadang sutresna mas Tomy.
    Rasanya lama nggak sambang-sinambang, terutama panjenengan. Saya intip diberbagai Blog, juga tidak terlihat getar-gregetnya. Semoga Gusti tansah paring Karahayon bagi mas Tomy sekeluarga.
    Atau mungkin malah sedang mempersiapku Suatu-Kejutan?! Yang arah dan tujuannya merestorasi dan merekonstruksi NKRI, agar kembali menjadi Nuswantara Kertagama Raharja Indonesia…
    Semoga…..

    Tansah Rahayu Karahayon…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s