BAPAK SIMBOK

Standar

Bukan nabi bukan rasul

Yang kutemui pertama kali saat kulahir

Namun raut muka cantik pucat ibuku

Yang telah bertaruh nyawa melahirkanku

Bukan Isa pula Muhammad

Yang menuntnuku pertama kali saat kulahir

Namun tatap bangga dan doa ayahku

Sebagai tali hidup ditelingaku

Bukan Taurat Mazmur Injil Qur’an

Yang mengajariku pertama kali saat kulahir

Namun payudara ibu

Alirkan empati, pengertian & cinta lewat segar air susu

Kini kembali ku padamu Ibu

Nafas hidupku dihembuskan dalam rahimmu

Sekarang aku pulang ayah

Benih hidup itu bertumbuh sudah

6 responses »

  1. Ping-balik: Badan Asli Pambudidaya Amal Kebutuhan « Mata Air

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s