Standar

Dalam kekosongan yang berisi,

pribadi mengalami Yang Maha Misteri

Muhammad di Gua Hira

Sidharta di bawah pohon Bodhi

Juga Musa di Puncak Sinai

Namun kepentingan datang & agama dilembagakan

Pengalaman akan Ilahi coba dirumuskan dalam Kitab Suci

Pewahyuan; keadaan batin yang secara tiba2 terbuka & ter-heran2 akan keberadaannya sendiri coba direkonstruksi menjadi desain baku yang rapi

Getar takjub keajaiban hilang diganti kata2 yang berkelok menyesatkan

Tuhan sekedar buku pintar bagi mata pelajaran iman

Meski begitu,

Seorang Pencari tetap sadar

Seluruh dedaunan di dalam hutan

tak akan mungkin tergenggam

13 responses »

  1. Dalam hidup,secara pribadi diharapkan kita bisa memahami nilai2 luhur bagi dirinya yang bersumber dari pengalaman2 hidupnya bersama orang lain.Dari kehidupan bersama dapat membawa berkah dan akhirnya menyatukan keluarga.
    KELUARGA SEBAGAI PERSEKUTUAN YANG FUNDAMENTAL DAN ESENSIAL MERUPAKAN SARANA PERTAMA DAN PALING ISTIMEWA UNTUK MEWARISKAN NILAI2 AGAMA DAN BUDAYA YG MEMBANTU MANUSIA MEMPEROLEH IDENTITASNYA SENDIRI.
    yang penting kita mencari tuntunan yg baik,sehingga dapat dijadikan pedoman hidup untuk berbuat kasih bagi orang lain.

    semoga hidup lebih bermakna.
    salam kanugrahan.

  2. hehehe.. saudara sejatiku mas Tommy yang tersayang.. benar adanya.. masalah bathin daerah tanpa huruf dan tanpa suara.. masalah frekwensi hati yang hiduuuuup.. tiada bisa diwujudkan dalam kata kata.. apalagi harus diungkapkan sebagai panduan seperti ilmu dan rumus fisika.. maka para pencari dan pejalan cinta.. terus berenang dan mengambil mutiara mutiara kehidupan di samudera raya.. sebagai bekal kehidupan di sini dan untuk kembali kepadaNYA..
    Salam Sayang
    Salam Kangen
    Salam Rindu untukmu..

  3. Bagi pengembara jiwa, jiwa yang selalu mengembara…..kehausan akan lautan cinta tak kan terpuaskan hanya dengan untaian kata-kata, meskipun itu sudah diuraikan oleh ribuan ahli agama.
    Bukan sebatas itu yang kuinginkan
    aku ingin lebih jauh
    lebih dalam
    aku ingin ujung yg aku sendiri tak tahu dimana…..
    didalam hutan dengan daun yg berserakan itu?
    atau didasar samudra yang penuh pasir?
    Waallahu alam …..

    Semoga sejahtera untuk kita semua.

  4. Sedulur sejatiku…mas Tomy…
    Bagi seorang Samin…SAMIN adalah SIKAP…
    Sikap Kesadaran dan Mensyukuri Titah/Fitriah…
    Sikap Seduluran Marang Sakabeh Titah/Fitriah…
    Sikap Kesadaran… Didalam Setiap Butir Atom, ada dzat-hidup Hyang Murbeng Dumadi…..
    Sikap Kesadaran bahwa dirinya Tidak-Mampu menghitung Jumlah Utusan Sing Gawe Urip…

    Salam seduluran Sesama Titah/Fitriah…..

  5. Jujur…., setelah membaca syair di atas, saya semakin menaruh rasa hormat kepada Mas Tomy. Ia bukanlah sembarang syair.
    Jika dipahami oleh yang ortodox sebagai kebodohan mutlak. Dipahami oleh kesadaran palsu, sebagai syair yg dungu dan sesat. Dipahami oleh hati yang keruh, sebagai syair yang membuat benci. Dipahami oleh batin yang terpolusi nafsu, sebagai syair yang membodohkan. Dipahami dengan rasa yang buta, sebagai syair yang ateis.

    Namun bila dipahami dengan kebersihan hati, kebeningan batin, kesucian rahsa sejati, merupakan syair yang ditulis oleh seorang yg sangat tinggi tingkat kesadarannya rasio, kecermatan batin, dan tingginya spiritualitas dalam kerajaan rahsa pangrasanya (sirullah).

    salam sejati
    salam asah asih asuh

  6. kadang sutresnaku…mas Tomy…..
    Banyak sekali para ‘pencari’…dan saya hanya mampu menyebut beberapa saja a.l. : Socrates, Fariduddin Attar, Mansyur Al Hallaj,…dan Syekh Siti Jenar…..hampir semua dari mereka, ‘hidup’nya berakhir secara tragis…..
    Namun,…..justru mereka makin meng’ada’ setelah mereka ‘tiada’…..

    Rahayu…kadangku mas Tomy…
    Selamat berkarya dalam memaknai ‘ada’ dan ‘tiada’…

  7. kadhang sutresna ing Madya Wiyata…,

    luhur bebudenmu.. mungguh luhur gegayuhanmu marang sakderma titah…, sebab manungsa kudune ojo mung datan kulak rungon adol wicara,… jumbuhing ing serat sakjeroning kitab.., buka kitab, waca.. sakderma dongeng lan riwayat.. tutup kitab.. mung semono gegayuhan., tansah ora kelakonan…, nanging ngolah pikir lan kareping rahsa.. kudu mangerteni sakjeroning jagad wadag lan gaib .., jagad gede jagad cilik.., jagad tanana wates.., mangka gegayuhanora bisa diwatese nganggo dongeng lan kitab.., hananging terus lumampah sakabehing tanpa sakdermo mung jarene riwayat lan buku, nuwun, bener pangandika penjenengan kadhang kang waskitha, nuwun.

  8. Layaknya Generator,
    Sadulurku Kang Tommy memiliki kekuatan yang menghasilkan SUNARING CONDRO untuk kehidupan dan menghalau KEGELAPAN. Gardunya adalah KESADARAN Manungso Sejati. Manusia yang telah dianugerahi KEBENARAN SEJATI.Manusia yang telah diberikan anugerah kebenaran harus menerimanya dan menyalurkan kekuatan-Nya dalam Kehidupan dan Penghidupan ini untuk menyingkirkan kegelapan dan memberikan KEDAMAIAN pada diri sendiri dan lingkungannya.

    Teruslah berkarya Kang Tommy.

    Salam…Salim…Rahayu

  9. terimakasih teman-teman semua atas atensinya, mohon maaf baru bisa membalas komen karena kesibukan saya
    segera saya akan memnbalas kunjungannya

    @ Yang Kung
    Identitas yang memerdekakan dirinya Yang Kung
    Salam kanugrahan

    @ Benar sekali Mas Boed, Pencari tidak terpikat kata-kata
    Salam kangen untukmu selalu

    @ Mas Mas8nur
    Matur nuwun Mas8nur, akan banyak ditemui kepingan gambar hidup kita andai kita tetap setia melangkah
    Sejahtera untuk kita semua

    @ Pak Wandi Thok
    Nggih Pak, ini saya sampe puyeng njawabnya, nanti saya mampir lagi

    @ Mbak illuminationis
    butuh seumur hidup untuk itu, tanpa berdalih apapun😀

    @ Mas sikapsamin
    Matur nuwun Mas atas kebijaksanaan panjenengan
    Bahkan untuk menyambung hidup kita, dalam tiap butir nasinya terdapat kristalisasi keringat tiap manusia
    Nuwun

    @ Mas sabdalangit
    Matur nuwun Mas, Panjenengan sungguh mengerti saya😀 sudah banyak predikat jelek diberikan kepada saya terakhir intiping neraka:mrgreen:

    @ Mas wong alus
    Ya, Mas kabeh kang kumetip ing nagalam donya kesamadan dening Dzating URIP😀

    @ Eyang dBo Says:
    Matur nuwun sanget Yang atas segala perhatian & dukungan Panjenengan
    Teguh Rahayu Wiyana

    @ KI PANDANSARI
    Nuwun gunging panuwun Ki, kitab sejati inggih Kitab Teles kang tinulis ana ing wulu kulit daging pribadi, terus jumangkah anjumbuhake akal lan rahsa
    Nuwun
    Teguh Rahayu Wiyana

    @ Pak sunarnosahlan
    Hidup adalah satu tarikan nafas Pak😀
    Mari bersama meng-Hidup dalam tiap tarikan nafas kita

    @ Om Santri Gundul
    ah Om Gun bisa saja
    maturnuwun sanget Om
    terus berkarya bersama membangun kehidupan untuk semua

    salam salim teguh rahayu wiyana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s