KAU DAN AKU

Standar

satu puisi untuk Sissi

 

 

Berdua…

tancapkan bendera di ketinggian

kibarkan cinta dan kerinduan

Bersama…

sematkan bara di dada

panas menyakitkan

damba menggairahkan

Ya..

cinta kita bukan tali kekang yang mencederai perbedaan

cinta kita bukan petikan gitar yang mengharap syair biduan

cinta kita adalah cangkul di tangan petani

tetes keringat kuli

gemericik air di kali

Bersatu…

jiwa kita titisan Garuda

membubung tinggi mendobrak batasan cakrawala

hasrat adalah guntur

gelegar mengoyak tirani dogma

dekap erat mengerjap

bibirmu di bibirku memercik api

ledakkan gairahnya

satukan dalam warna

MERAH.. PUTIH..

..terbakar aku oleh merahmu

..kulebur kau dalam putihku

MERAH PUTIH

061107

2 responses »

  1. well sebenarnya cinta itu tak terbatas…
    setiap manusia.. memiliki cinta…
    cinta sesama, cinta kepada yg diataas…
    dan cinta kepada makhluk yg lain…

    maka, berbagilah cinta kepada siapa saja….

  2. wah wah wah rupanya perdebatan qta menjadi satu inspirasi yang sangat indah dan menggairahkan utk anda…. kalaw puisi ini laku sebagai inspirasi aq mw ah royaltinya… hkhakhakahkahkahkahkahkah!!

    akan ku bakar kau dalam hangat merahku…
    dan kau lebur aku dalam putih mu…..

    salam merah putih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s