HIDUP ADALAH PROSES

Standar

Hidup tidaklah berawal saat manusia menjadi janin dalam rahim ibu.

Hidup mulai jauh lebih awal dengan pembentukan sisa lain dari diri manusia : alam semesta; alam semesta tubuh manusia yang sebenarnya.

Ungkapan dalam mistik Jawa
“Ingsun Tohjalining Dzat Kang Maha Suci”.

Ya semula adalah Dzat yang Maha Suci yang terus berevolusi, dari sebuah Big Bang menjadi hamparan galaksi, dari mikroba menjadi makhluk berintelegensi tinggi.

Alam semesta terus berevolusi dan manusia meneruskan proses evolusi itu menuju pemenuhan hidupnya.

“Ingsun Tohjalini ng Dzat Kang Maha Suci”.

Menurut Darwin dalam proses evolusi itu manusia telah melampaui kera. Yang menjadi pertanyaan kemudian akankah proses dialektika alam semesta membawa manusia ‘melampaui manusia’?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s