Salah seorang guru saya mengajarkan bahwa hidup di dunia ini sesungguhnya adalah mati. Dikatakan demikian karena hidup di dunia ini ada surga dan neraka yang tidak bisa ditolak oleh manusia. Manusia dalam menjalani hidupnya selalu mengalami kemelekatan dan penolakan. Setiap hal yang menyenangkan menimbulkan kemelekatan bila tercapai pemenuhannya dikatakan manusia mendapatkan surga. Sebaliknya hal-hal yang tidak menyenangkan menimbulkan penolakan bila tak mampu menghindarinya dikatakan neraka.
Dalam agama kita diajarkan bahwa Tuhan bertahta dalam Kerajaan Surga, juga diimani Tuhan ada dimana-mana, anglimputi ing sakabehing kalir. Jika Ia ada dimana-mana, tidakkah Surga juga ada dimana-mana. Jika surga ada dimana-mana lalu mengapa banyak orang masih berpaling dan tidak mau menghadapi dunia yang saat ini dijalani dan malahan terus berharap pada dunia (surga) yang nun jauh diseberang sana ?
(lagi…)
LEMAH ABANG
Arsip Tulisan untuk Kategori ini
Januari 5, 2009
SURGA.. Kalau Habis Syur Lega.??
Posted by tomyarjunanto under DEKONSTRUKSI, LEMAH ABANG, agama & manusia[19] Comments


